PETUGAS pengukur bantaran Sungai Cisadane yang akan dibebaskan dari bangunan, kini mulai melakukan pengukuran di bantaran sungai wilayah Kelurahan Sukajadi.
Petugas dari dinas PU, dinas tata kota, BPN didampingi Lurah Sukajadi H Felix Muliawan, Babinsa, Binamas, pengurus RT/RW, dan Tramtib Kecamatan Karawaci, melakukan pengukuran bantaran mulai RW 05, 06 dan 07, yang disambut warga dengan penuh kekeluargaan.
Pengukuran sendiri dimulai Kamis (20/12) sampai beberapa hari ke depan. Bidnag tanah yang telah diukur diberi tanda dengan cat merah oleh petugas dan patok. Sesuai rencana, nantinya, di batas bidang tanah itu akan dicek status kepemilikannya.
Yang unik, tampak para kader posyandu di lokasi. Mereka buka untuk membantu pengukuran bidang tanah, tetapi menyuguhkan kopi dan kue-kue, serta siang harinya menyediakan santapan makan siang. Sontak suasana kekeluargaan merebak di lokasi pengukuran bidang tanah itu.
H Felix Muliawan, Lurah Sukajadi, menjelaskan petugas memang hanya akan mengukur bidang tanah yang masuk bantaran Sungai Cisadane dan memberi tanda. Selanjutnya akan dilakukan indetifikasi kepemilikan atas tanah dan bangunannya.
"Pengukuran saat ini secara global ada 60 titik dari panjang 1300 meter bidang tanah bantaran. Diharapkan dari hasil ini tahapan berikutnya bisa menjadi lebih baik dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan," ucapnya. ***
